Cerbung

UNTUKMU KUPERTARUHKAN HIDUPKU episode 5

May 4, 2019

Cincin pertunangan itu sudah melingkar dijari manis Saskia dan Armando hati mereka terasa lega. Liely dan Roy memperhatikan mereka berdua, sekilas terlihat air mata Liely menetes, badannya terasa lemas ia teringat Alvian ayah kandung Armando ….terbayang ketika naik motor berdua melaju di Kelok Sembilan berjanji saling setia ditaman bunga dan Alvian menginginkan seorang anak lelaki yang akan diberi nama Armando nama kakek Alvian yang begitu perhatian sekali dan Alvian dibesarkan di Semarang . Kakek Alvian berbisniz batu mulia termasuk emas, tokonya ada di Gang Pinggir dengan nama “TOKO EMAS NAGA TERBANG” . Pertemuan dengan Liely ketika Alvian mudik ke Padang satu pesawat dengan Liely duduk disampingnya.

25 tahun yang lalu Tan Boen Hin [ Waluyo Santoso ] adik omma membawa Liely ke Bandung untuk kuliah di Akademi Pariwisata [ AKPARI ] karena Liely sangat cepat berbicara bahasa Indonesia dan bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sehingga banyak teman diantaranya Han Ning sahabat dari Shanghai . Ayah Han Ning membuka biro pengantaran paket ke China dan sangat piawai sekali , Liely suka membantu ayah Han Ning karena senang saja, dan Liely amat cerdas sehingga ayah Han Ning sering kuwalahan menerima orderan kalau tidak dibantu Liely. Ketika tugas akhir kuliah Liely diberi tugas Akademik untuk membuat paper tentang pariwisata di Padang dengan tugas seabrek . Liely sebagai ketua tiemnya. Berkenalan dengan Alvian sangat berarti sekali , Alvian banyak membantu tugas-tugas tiem Liely dan kos di rumah Alvian . Cinta bersemi dihati mereka namun sayang orang tua Alvian kurang setuju karena agama mereka berbeda . Alvian sering curhat dengan Roy adik kandungnya bila bersitegang dengan ayah ibunya. Akhirnya Liely masuk Islam dan meninggalkan agama Budha dan harus membuang patung Dewi Kuan Im dan lainnya. Liely yang tulus belajar shollat yang diajarkan Bundonya Alvian selama Alvian di Semarang. Tugas Akhir selesai Alvian menjemput Liely ke Padang, dan Roy ikut Alvian pindah kuliah di Semarang dan membiayai hidup Roy dengan hasil toko emas yang semakin maju. Alvian bolak-balik ke Bandung dan Semarang demi cintanya. Ayah Alvian khawatir dengan hubungan cinta mereka maka ayah Alvian ke Bandung bersama Alvian untuk melamar Liely. Liely masih bertugas di Bali sebagai pemandu wisata dari Hongkong. Mendapat telpon dari Alvian kalau tiga hari lagi Ayah akan ke Bandung untuk melamar Liely. Suka cita Liely disambut rombongan dari Hongkong mereka bertepuk tangan dan mengucap selamat. Turun tugas Liely langsung pulang ke Bandung mempersiapkan acara Lamaran .

Ny.Kim Song Tan bersama istri Tan Boen Hin sudah berada di Bandung, Liely sampai rumah, mami Kim sudah menyambutnya membuat lega hati Liely saat itu, Alvian menelepon Liely dan mengatakan kalau sekeluarga akan berangkat dan akan menginap di hotel Bumi Asih di jalan Soekarno Hatta yang merupakan satu arah dengan rumah omnya Liely. Tan Boen Hin alias pak Waluyo Santoso yang tak memiliki anak makanya mengajak Liely untuk tinggal di Indonesia dan diperlakukan seperti anak kandungnya sendiri. Keluarga Alvian sudah tiba di hotel , Liely dan om Waluyo yang menjemput mereka , adik Alvian Fatimah dan Adella satu kamar bersebelahan dengan ayah bundanya sedangkan Roy menyusul kerena sedang ujian smester kamarnya didepan kamar Fatimah bersama Alvian. Kakek Armando tak bisa hadir menjaga toko karena akhir-akhir ini banyak kejahatan, dan memilihkan cincin pertunangan sesuai model yang diinginkan Liely ketika mampir ke Semarang sedang tugas memandu rombongan dari Jerman ke musium Ronggo Warsito. Pertunangan itu berlangsung lancar , Liely senang karena kakek Armando membuat cincin pertunangannya sesuai model yang dibuat Liely dan kakek Armando memberikan gelang giok . Alvian menelepon kakeknya mengucapkan terima kasih dan Liely mengenalkan mamanya juga om Waluyo . ” Alvian ada berita bagus ini , toko samping kita yang sudah kamu nego diterima pembeliannya, jadi toko kita tambah besar nantinya segera pulang ya” begitu ucap kakek Armando. Alvian senang bukan main sambil memeluk Liely berucap ” Aku sudah punya toko hasil usaha kerja kerasku dan satu bulan lagi akan diisi koleksi emasnya , terima kasih ya Allah sudah Engkau lapangkan usahaku” Pernikahan Alvian dan Liely sepakat akan dilangsungkan tahun depan karena Alvian akan menekuni bisnisnya dulu dan Liely akan berhenti kerja kalau usaha Alvian sudah mapan. Liely bangun dari tidurnya, badannya amat lemah disampingnya Saskia dan Armando, tangannya diinfus ternyata dia sakit dan pingsan lagi, dan bermimpi lagi… ..Armando dan Saskia amat sedih, baru saja bertunangan mami Liely sakit, dalam igauan kadang menangis kadang tertawa , juga suhu badannya naik turun . Hasil laboratorium menunjukkan kalau mami Liely terkena thypus dan harus makan bubur saring dan dilarang makan pedas ataupun asam begitu kata dokter Suyatmi di Rumah Sakit ST Elisabeth di ruang Anna lantai iv. Omma menemani di rumah sakit kalau malam Armando dan Saskia menemani. Liely mimpi lagi teringat saat Ayah Alvian pak Rustam Narus menikahkan siriih dulu Alvian dan Liely sebelum pulang ke Padang karena jauh dari jangkauan keluarga. Liely sadar dan pingsan lagi Om Roy datang menemani Omma, Armando dan Saskia menyusul, kamar VVIP itu amat besar Saskia dan omma tidur di kasur sebelahnya, sedangkan Om Roy dan Armando tidur di sofa. Armando bertanya tentang ayahnya Alvian pada om Roy dan berkisahlah Roy tentang Alvian bersama kakeknya, tentanng masa kecilnya bersama kakek dan kumpul saat SMA dan selalu salah faham dengan ayah ibunya sehingga harus kembali dengan kakeknya dan melanjutkan sekolah sambil bekerja di toko emas kakeknya dan Om Roy dibiayai kuliah oleh ayah Armando termasuk mengurus KTP dan KK . “Jadi aku harus pangil apa sama kakek Arman om ? ” Roy tersenyum” yaa…Eyang buyut begitu seharusnya” Armando manggut2 ” Aku akan ke Yangyut sama Saskia minta restu ” kata Armando tiba-tiba yang membuat Roy senang sekali.

Sepuluh hari mami Liely dirawat dan kini sudah balik ke mess lagi di Tampomas. Armando izin mami Liely untuk silaturahmi Yangyut Arman di gang pingggir , Om Roy ikut akhirnya mami Liely ikut walaupun masih lelah dan capek. Sampai di gang Warung Roy mencari kakek Arman ternyata ada dibelakang masih berjemur sambil olah raga ” Alvian……?” mata Arman tertuju pada Armando jr, dia amat kaget melihat Liely dan Roy menyalaminya, buru-buru ia mengambil kimononya untuk menutup badannya. Mereka berpelukan kakek Arman menangis memeluk Liely tangisnya semakin keras ketika diperkenalkan Armando jr oleh Liely. ” Bertahun-tahun kakek menanti kedatanganmu Liely , banyak yang kakek bicarakan, kata Roy kamu pulang ke Beijing lalu ke Bandung dan berbisnis , Roy yang sering kesini dan memberikan foto foto buyutku yang ganteng Armando dari bayi anak-anak sampai wisuda ada di kamar kakek ” sambil mengajak Armando masuk ke kamarnya. Disitu ada foto-foto Alvian bersama Liely dan kakek. Kakek memanggil Liely dan minta dikunci pintunya. Kakek memberikan wasiat Alvian pada Liely, “Ini adalah almari kuno peninggalan Alvian, bukalah itu hak kamu ” Dengan perasaan sedih Liely membukanya, isinya baju pengantin Liely dan Alvian dan uang kertas yang masih baru-baru karena selalu ditukar kakek dengan uang yang baru. Mami Liely menangis memeluk kakek ” Terima kasih kek sudah menyelamatkan harta udha Alvian” ” Ini basih banyak lagi, kakek minta kau bawa semua peninggalannya biar kakek tenang pingin jalan-jalan ke luar agak lama bersama Mak Yan yang selalu menemani dan dipekerjakan oleh kakek saran dari Roy ” Armando memeluk eyang buyutnya dan memperhatikan wajah Alvian dan Maminya Liely. Toko emas itu sudah menjadi milik ayahmu dan semua keuntungan ada disebelah almari satunya , rumah Alvian disewa toko obat sampai sekarang. sertifikat -sertifikat ada dilemari di dalam laci , dan rumah depan itu tiga deret milik Alvian dan disewakan juga , hasil keuntungan ada di almari itu termasuk toko emasnya yang sudah berganti nama toko emas Liely dan toko emas Alvian yang berdampingan karyawan ada 17 orang , besok kamu pagi-pagi kesini akan kakek kenalkan semua karyawannya, dan menyelesaikan harta milik Alvian . Roy merasa lega tugas dan tanggung jawab dari kakek sebentar lagi rampung dengan jalan yang baik . Saskia diberkenalkan Armando sebagai calon istrinya.

Bersambung….