Tan Boen Hien tak sanggup menggantikan posisi Liely , banyak kesalahan yang dilakukannya lagi pula Boen Hien sudah tua dan sering lupa , Iskandar asistennya Liely melaporkan rencana Boen Hien mengundurkan diri Liely segera terbang ke Bandung menemui mereka. Mang Yayan dan istri menyambutnya dengan penuh suka cita. Liely bersama mang Yayan dan istri sedang membicarakan Tan Boen Hien yang pulang ke rumah di Rancabali kawasan Kawah putih Bandung. Liely menelepon Tan Boen Hien menanyakan keputusannya. ” Maaf Liely , om terpaksa melepaskan usahamu karena kamu tahu sendiri om sudah tua akan menikmati usia tua sebaikmungkin hanya kamu seorang saudara om karena omma Kim Song Tan sudah meninggal yang merupakan kakak kandungku dan aku tak akan balik ke Beijing lagi aku sudah memutuskan peristirahatanku yang terakhir di Rancabali Bandung , om senang sekali kalau kamu sudi menengok om yang kau anggap papah kamu sendiri karena om tak memiliki anak dan om memilih berkebun bunga bersama tantemu dan beberapa tukang kebun yang om percaya sampai sekarang “. Liely terdiam sebentar dan menjawab ” Om terima kasih sekali sudah membesarkan aku dan mendidik aku sampai aku lulus dan balik kembali ke Bandung dan membantu Armando dengan usahanya…aku akan sangat merindukan om dan tante…terima kasih om..” Liely mengakhiri percakapan itu, selanjutnya menyuruh mang Yayan dan istri untuk melanjutkan pekerjaannya dan mengantar ke kantor Pasir Kaliki . Tiga bulan Liely tak masuk kantor dan pak Iskandar yang menyelesaikan dan bertanggung jawab urusan kantor melaporkan semua kegiatan tersebut. Liely senang dengan hasil kerja pak Iskandar dan menelepon Armando . ” Hallo mami selamat pagi bagaimana kabarnya Bandung ?” . Armando begitu bersemangat sekali dan senang kelihatannya. “Wah kebetulan sekali mami telpon, mami sehat kan ? ” kata Armando ” Iya alhamdulillah Mami baik dan sehat, ceria sekali anak mami ada sesuatu yang membahagiakan ya….?” “Mertua akan ke Jakarta besok pagi, karena akan ada acara ngupati yaitu tradisi empat bulanan kandungan Saskia , mami datang ya sama mang Yayan dan istri untuk menemani …bagaimana mi…datang ya besok pagi ” pinta Armando . Liely senang sekali dan menerima permohonan Armando. Saskia mendengarkan dan nimbrung ikut bicara ” Mami perut Saskia sudah mulai menonjol tapi sedikit dan mulai mengurangi aktivitas sampai tujuh bulan agar dedek bayi sehat begitu kata ustadz Ruslan dan dokter Himawan “. ” Waaah mami akan datang bersama mang Yayan dan bik atih istrinya besok ” Saskia senang mendengarnya .

Mang Yayan dan istri senang sekali sampai di Jakarta apalagi nanti selesai acara akan menginap di hotel Novotel yang terkenal itu , Satria dari Cirebon bersama mang Endang dan bik Supi ikut serta , pak Sarpan dan bu Puji senang karena bertemu pengurus mess Cirebon dan Bandung yang lebih senior. Om Roy menelepon Saskia kalau rombongan Semarang pesawatnya segera take off, Armando segera berangkat menjemput ke bandara Soekarno Hatta bersama istri tercinta. Rasa kangen yang tersimpan dihati Saskia terhadap keluarganya terpancar di matanya. Adam Prihatin, ayah kandung Saskia dan ibu Dewi serta adiknya Didik dan Mita di dampingi om Roy sudah tiba di Jakarta. Mereka ke Kramat Raya dulu selanjunya ke rumah ustadz Ruslan mempersiapkan acara esok hari . ” Sudah Bu Saskia tak usah bingung semua sudah saya persiapkan bersama istri termasuk santri – santrinya juga , ibu hanya urus konsumsi saja “. Iya pak , maksud saya ini ongkos capeknya nya ” sambil menyodorkan amplop kepada pak H.Ruslan Saskia meminta maaf. Pak ustadz menerima amplop dan mengucapkan terima kasih. Liely mengurus konsumsi dan besok pagi segera di antar ke rumah. Dengan bantuan chef Barata segala urusan masak memasak beres lagi super lezat. Keluarga Saskia amat bangga kepada anak dan menantunya serta Liely besannya yang begitu cantik dan menawan di usianya yang menginjak 55 tahun masih gesit dan pandai menjaga hubungan pertemanan juga ramah. Bu Dewi belajar dari kehidupan keluarga Armando yang disiplin dan percaya diri , hubungan yang luas tidak membuatnya sombong malah sebalikmya menjadi wanita yang kuat dan penuh semangat. Pak Adam Prihatin menatap foto laki-laki di samping Liely yang ganteng mirip Armando. Saskia menjelaskan foto tersebut pre wedding nya mami Liely dan papi Alvian. ” Ayah Armando tampan persis suami kamu ” . Saskia tersenyum sambil menemani duduk.

Video acara Ngupati yang digelar di Face Book nya Bandung Permai menjadi viral mendapat like hampir 20 jt penggemar. Acara yang dipimpin H.Ustadz Ruslan melibatkan santriwan dan santriwatinya juga anak yatim piatu penghuni pondok pesantren Nur Hidayah , anak yatim piatu yang membacakan alunan kitab suci Al Qur’an surat Yusuf, Surat Maryam dan Surat Ar Rahman yang begitu merdu membuat merinding yang mendengarkan. Acara yang di mulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00 di tutup dengan ceramah dan lagu islami santri anak sholeh dan sholehah. Video yang berdurasi 3 jam ditambah dibalik acara ngupati yang lucu dan heboh dimana ada seorang santri cilik sedang menerima bingkisan dari Armando dan santunan dari Saskia minta tambahan untuk adiknya yang gak bisa hadir karena sakit dengan memohon dan memberikan bacaan sholawat dan mencium perut Saskia yang membuat trenyuh. Chef Barata menyuapi santriwati yang yatim piatu dan mencium keningnya Allahu Akbar chef Barata menangis menatap anak-anak tersebut. Musik pengiring yang indah di video tersebut mendapat perhatian netizen dan banyak yang mengomentarinya, Didik senang sekali sebagai editing bersama Antonie dan Nurozi begitu kompak merupakan pengalaman yang amat berharga . Armando menambahkan video omma Kim Song Tan saat memberikan nasihat pada Saskia sebelum meninggal dunia .

Didik betah di Jakarta dengan membantu tugas Hasan Torres Hurek ilmunya makin bertambah , karena saat ini liburan kuliah Didik diperbolehkan pak Adam liburan lebih lama. Didik saat ini semester 4 di Unaki fakultas Teknik dan informatika sedangkan adiknya Mita kelas 12 di SMPN 37 yang unggulan di bidang matematika ikutan kakaknya menambah liburan . Pak Adam dan bu Dewi terpaksa pulang berdua memberesi rumah di Taman Belimbing karena ketempatan arisan . Pak Yayan dan istri pulang bersama Liely sedangkan om Roy menimpa ilmunya Didik karena akan menggantikan posisi Antonie dua tahun lagi mutasi ke Padang untuk mengawasi wilayah Sumatera. Semoga Didik lulus dengan memuaskan doanya. Bu Puji dari Novotel pulang ke kediaman Saskia merasa puas sehabis acara ngupati langsung ke Novotel bareng semua keluarga besar Armando dan Saskia untuk beristirahat tapi kini sudah mulai agak sepi dengan pulangnya mami Liely dan bu Dewi serta pak Adam.Bu Puji ngelamun mengingat mereka semuanya. ” Lo kok ngelamun , ada apa bik…?” tegur Saskia. ” Eehh..maaf non..bibik keingetan tamu-tamu kemarin” jawab bu Puji terbata-bata. ” Sudah…..ngelamunnya ya…sekarang kerja kembali semoga mereka selamat sampai tujuannya ya…..” kata pak Sarpan sambil tersenyum melihat muka istrinya memerah.

Jelang kepulangan Didik dan Mita Saskia memberikan nasihat kepada adik perempuannya agar jangan pacaran dulu bertemanlah sebanyak-banyaknya agar bisa menambah wawasan dan pandangan hidupnya untuk meneruskan kuliah besok agar tepat pilihannya. ” Mita sepertinya punya keinginan sendiri dan akan mengambil les privat bahasa Inggris. Saskia melihat adiknya Mita kelihatan tegas seperti dirinya dan salut atas prestasinya sering mengikuti lomba matematika di sekolah sebagai perwakilan sekolah. Antonie sedang telpon dengan sahabatnya di Semarang , ” Maaf Man posisi itu sudah ada yang isi…lagian disini ketat aturannya…coba nanti kalau ada posisi yang lainnya” . ” Ah ….masak kamu kan ponakan bos masak gak ada kompensasinya….” tanya Paliman peneleponnya. ” Yaaaah..sabar Man meskipun aku keponakannya urusannya tante seabrek tak setiap hari aku bertatap muka, pokoknya kamu sabarlaaaah….dan sering berkabar saja..okeeey..?” ” Okey semoga perjuanganmu untuk alumni selalu kau ingat ” . Antonie merasa kasihan juga tapi tak semudah itu di lakukan. Antonie sudah jarang buka facebooknya dan hanya di admine Bandung Permai yang diisi 4 orang admine.

Bersambung…